Badai finansial dunia, Saatnya Indonesia Bangkit

10 10 2008


Gila! itu kata yg terpikir dari benak gw sekarang , amerika rontok , perusahaan perusahaan raksasa gulung tikar, seperti Lehman Brothers, AIG di Bailout Federal reserve, Bear stearn di akuisisi oleh JP Morgan yg di otaki sama FED, Merry linch di akuisisi Bank of America, semua financial institution rontok, sekarang amerika menuai getahnya akibat keserakahan mereka atas penguasaan finansial dunia. haha , emang akhirnya setinggi tingginya tupai meloncat pasti akan jatuh juga.

Sekarang keadaanya keruntuhan kerajaan finansial amerika ini membawa badai tsunami yg sangat besar bagi capital market dunia, semua bursa di dunia satu persatu rontok tidak terkecuali dengan Bursa saham tercinta kita BEI. IHSG terus merosot dari awal tahun 2008 di posisi 2700 dan sekarang ada di posisi 1465, keambrukan ini harusnya tidak semakin menjadi jadi , memang bisa dimengerti jika para raksasa hedge fund menarik dananya di semua dunia untuk menutupi kerugian mereka di pasar amerika , dana asing tersedot keluar dari IHSG dalam jumlah besar, tapi hal ini diperparah dengan investor Indonesia yg bertipe “Follower” , mereka jg mengikuti para inevstor asing yg menarik dananya dari Indonesia. Apalagi dengan seruan JP Morgan yg menyarankan agar para investor mengikuti jejaknya untuk menjauhi SUN Indonesia, hal itu sangatlah tidak pantas dilakukan oleh perusahaan besar sekelas JP Morgan di saat financial crisis seperti ini .

Jika kita menengok pada ketahanan ekonomi Indonesia sendiri padahal kita dan pada umumnya negara negara asia adalah negara yg saat ini mempunyai ekonomi yg kuat, dilihat dari cadangan devisa kita yg mencapai 58 Milliar USD, pertumbuhan ekonomi kita pun jauh lebih baik dibanding dengan amerika, jika sekarang IHSG berada pd 1465 maka itu adalah harga yg sangat murah , fundamental perusahaan2 di Indonesia pun tidak ada yg mengalami masalah signifikan, roda perekonomian tetap berjalan sebagai mana mestinya ,hal ini adalah murni sentimen negatif dari dunia, maka ini adalah timing yg sangat tepat untuk kita masyarakat Indonesia untuk memulai berinvestasi di pasar saham Indonesia, jika semua masyarakat Indonesia menanamkan investasinya di Bursa efek Indonesia maka pasar saham kita tidak lagi dikendalikan oleh sektor asing , tidak lagi terpengaruh oleh sentimen sentimen negatif dari luar. Sekarang bisa dilihat semua saham saham blue chip seperti Telkom, Aneka tambang, Bumi resources, Astra Internasional, Bank Mandiri semua diperdagangkan dengan harga yg sangat murah, dan begitu krisis finansial mereda maka percayalah pasar saham kita akan lebih cepat bangkit karena sebenarnya tidak ada masalah sama sekali dengan perusahaan perusahaan di Indonesia dan keadaan ekonomi Indonesia sendiri.

Sekarang saatnya kita bangkit dan mulai mencintai negeri kita sendiri.
Viva Indonesia


Aksi

Information

10 responses

10 10 2008
ben

gitu ya Pak, unutk sektor perbankan ada kemungkinan tidak bunganya naik seperti dulu lg yang bis mencapai 40% ?

12 10 2008
Johan K. Harsa

Good Overview Wisnu,

Tapi jangan lupa bahwa kita tidak bisa secara keseluruhan menyalahkan kondisi market global khususnya amerika dan antek2nya terhadap apa yang terjadi pada krisis pasar modal yang menimpa Indonesia saat ini.

Kenyataannya, Pemerintah sendiri meninggalkan banyak ruang yang memungkinkan para investor-investor nakal tetap exist. Contohnya saya hot money yang sudah terlalu banyak beredar sampai dengan kelakuan para investor-investor bandel untuk melakukan short-selling.

Di sisi lain pemerintah juga tidak bisa meyakinkan masyarakat utk tetap percaya dan tidak berlaku panik pada kondisi saat ini, bahkan Presiden SBY-pun sampai turun tangan untuk menghimbau masyarakat secara langsung. Alhasil, masih banyak masyarakat yang dengan sangat awamnya memutuskan untuk melakukan penarikan investasi sebanyak2nya, bahkan menyuarakan untuk menyimpan investasinya dalam bentuk hard cash atau uang tunai..Akibatnya tentu saja semakin memperkeruh suasana saat ini…

Oleh karena itu menurut saya penting terlebih dahulu pemerintah untuk ‘menyentuh’ masyarakat dalam hal ini sehingga kembali percaya kepada pemerintah Indonesia yang mudah-mudahan dengan cepat dan efektif bisa melakukan strategi yg tepat untuk mengatasi krisis pasar modal yang terjadi sekarang.

13 10 2008
wisnu

@ Ben : saya rasa seh , gak bakal terjadi kayak 1998 ya , krisis ini menghancurkan pasar modal kita saja, tidak sampai masuk ke sektor riil dan rush perbankan seperti 1998 , lg pula masyarakat indonesia yg masuk ke pasar modal kurang dari 10 % jadi tidak perlu khawatir dengan perbankan di Indonesia. suku bunga 9.5 % menurut prediksi saya itu sudah maksimal untuk saat ini.

@ joe : bener joe , tp inget jumlah investor di pasar modal indonesia itu kurang dari 10 % penduduk, bayangkan jika 50 % saja masyarakat indonesia masuk pasar modal sekarang , kita bisa punya pasar modal yg mandiri.

15 10 2008
arrie

whups.. skrng topiknya berat nie..
bangkit di saat terpuruk mungkin jalan terbaik daripada terus terpuruk & tidak bisa bangkit..

16 10 2008
tisafitrira

ikut nimbrung ah…
(walaupun ga ngerti soal perekonomian dan suku bunga hehe….)
sebagai rakyat jelata, qo menurut gw ga kerasa ya badai finansial dunianya
gw perhatiin orang2 disekitar gw jg biasa-biasa aja
harga juga ga berubah jauh…..
entah karena rakyat jelata dah terlalu sering diterpa badai perekonomian (baca: harga naik) jadi cuex-cuex aja, atau karena perekonomian kita emang kuat.
perekonomian kan ga dilihat dari sisi mikro or makro saja tapi keduanya
itu gunanya punya dua kaki
kalo yang satu luka, yang lain masih bisa menopang
bukan begitu pak?
hehehe….
mbokjamustory.blogspot.com

16 10 2008
wisnu

iya , memang benar, harga bahan pangan juga tidak melonjak jauh, semua jg masih lancar, financial crisis kali ini hanya mengguncangkan pasar modal kita, secara masyarakat indonesia khan tidak terlalu banyak yg masuk ke pasar modal, tidak seperti amerika dan eropa, jd tidak terlalu terasa buat orang orang kebanyakan . tp bisa jg mengguncang sekrot riil jika akhirnya perbankan jg collaps akibat krisis ini, sektor perbankan krisis bisa membuat suku bunga naik tinggi dan akhirnya menaikkan semua harga di pasaran.

21 10 2008
k1n6k0n9

pegangan kepala!?!//
weleh2 kapan ya kita menentukan nasib keuangan kita sendiri

21 10 2008
wisnu

hehe , tanya kenapa ? gw juga bingung neh , kapan ya kita gak jd ekor lg

28 10 2008
wiwikwae

Wisnu,

klo mo ikut kopdar loenpia jakarta,
kontek lowo aja ya…

FYI, kemarin kita barusan ngasih pelatihan blog lho..

15 11 2008
traju

royal kadal nemen mikiri urusan kaya kue…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: