Levina Tenggelam! Polri Tidak Fair!

3 03 2007

Musibah kembali melanda dunia transportasi air kita , sebuah kapal penumpang dari jakarta menuju Batam yaitu KMP Levina I terbakar. kita agak lompati saja kejadian tersebut karena bukan itu topik yang akan saya angkat, saat bangkai levina akan diperiksa dan ditarik ke dermaga pelabuhan oleh polisi dan team puslabfor minggu 25 Feb 2007 tiba tiba kapal naas tersebut tenggelam dan menenggelamkan beberapa wartawan dan anggota puslabfor polri. hal itu menurut saya merupakan kekonyolan yang dilakukan oleh anggota polri yang bertanggung jawab dalam evakuasi bangkai kapal levina. Kapolri Sutanto
pada saat levina terbakar dicarilah seseorang yang dinamakan sebagai ” TERSANGKA ” karena dia akan dijerat sebagai orang yg melakukan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan dan hilangnya nyawa orang lain. tetapi betapa terkejutnya saya setelah bangkai levina ini tenggelam dan beberapa orang meninggal, kapolri berkata di sebuah erita di televisi swasta jika tidak usahlah kita mencari kambing hitam atas masalah ini, dan dia tertawa sambil lalu. POLRI TIDAK FAIR ! seharusnya dalam kasus tenggelamnya levina ini juga harus dusut siapa yang bertanggung jawab saat operasi evakuasi bangkai kapal karena ada nyawa yang hilang disini dan itu semua adalah otorisas polisi.
adanya unsur kesalahan bisa terlihat 1. adanya sipil yang memasuki TKP ( wartawan ) 2. wartawan dan puslabfor tidak memakai pelampung , 2 hal itu adalah kesalahan yang fatal sekali dilakukan dan itu ada seseorang yang seharusnya bertanggung jawab tapi ia lalai sehingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain atas insiden ini seharusnya Polri menetapkan tersangka juga atas kasus ini.
Polisi seharunya lebih fair!


Aksi

Information

3 responses

3 03 2007
Furi

hm…hm…,
bagi para korban diharap untuk segera mengumpulkan dokumen yang diperlukan untuk mengurus asuransi…
eh, hehehe…
adooh, apa ya? aku dipaksa dengan tidak hormat untuk mengisi comment…
menurutku disini adalah kesalahan banyak pihak dan memang tidak bisa untuk menjatuhkan kesalahan hanya pada satu pihak saja…
kalau terus mencari kambing hitam, maka kita akan terjebak dalam perdebatan yan gak ada habisnya dan pengusutan tidak akan pernah selesai… Lebih baik kita ikut membantu mencari fakta-fakta.. (halah, ngomong apa sih aku ni?)
Tapi memang sikap kapolri ini amat disayangkan karena terkesan meremehkan.. Duh, keluarga korban kira2 sakit hati gak ya ngliat kapolri ketawa dengan entengnya?
Ni comment-ku..
Puas Dhana? puas? puas?

4 03 2007
traju

Ana kingkong menek klapa…
Nlepong apa??!!
Lakukan aksi, dg menulis begini tdk bs merubah apa2
HIDUP MAHASISWA…!
Btw yang coment pertama sp tuuh??Blom dikenalin ke aq?
Makan2…….

7 03 2007
tjelenk

Wah….saya bangga sekali terhadap saudara yulistya yang mengangkat masalah ini!!!(ngono y apik)………sebagai mahasiswa jurusan hukum yang mengerti hukum memang ini sangat menarik untuk diangkat dengan mengatakan POLRI tidak Fair itu sangat bagus sekali….memang dimana-mana polisi itu begitu jadi….dri pd mengangkat POLRI yang memANG SELALU tidak FaIR mending nggak usah ditulis skalian….hbiz ditulis sampe seribu kali pun POLISI tetap tidak FaIR….HiduP POLISI…..kekuasaanmu tiada tara….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: