Sengketa Tanah Meruya

28 05 2007

Image Hosted by ImageShack.us

Indonesia adalah Negara yang berdasar hukum, maka semua aspek kehidupan bermasyarakat diatur oleh hukum yang diwujudkan dalam peraturan perundang undangan. Masyarakat dalam suatu Negara hukum akan menyelesaikan masalahnya dalam suatu lembaga peradilan yang diatur khusus oleh undang undang.

Posting yang saya kemukakan saat ini adalah mengangkat tentang sengketa di bidang pertanahan yang menyangkut tanah seluas 44 Ha yang terletak di daerah Meruya Selatan , Jakarta Barat.

Carut marut dalam hukum pertanahan Indonesia sebenarnya sudah menjadi hal yang biasa . Dari mulai pungli , korupsi sampai kearah mafia pertanahan yaitu juga melibatkan lembaga peradilan kita.

Sengketa tanah Meruya selatan ini sebenarnya antara PT.Portanigra melawan Haji Djuhri bin Haji Geni, Yahya bin Haji Geni, dan Muhammad Yatim Tugono, dan MA akhirnya memenangkan PT.Portanigra sebagai pemilik yang sah tanah seluas 44 Ha yang terletak di Kelurahan Meruya selatan tersebut tetapi warga kelurahan Meruya selatan sebagai pihak ketigalah yang harus menanggung akibat dari sengketa tersebut

Kronologis Tanah Meruya diulas lebih dalam oleh Majalah Tempo Onlie .

Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh warga selaku pihak ketiga dalam perkara ini ( derdeen verset ) diatur dalam pasal 208 jo pasal 207 HIR yaitu :

Pasal 207 HIR
Ayat 1 : Perlawanan dari debitor terhadap pelaksanaan baik dalam hal – hal penyitaan barang bergerak maupun penyitaan barang tetap, diajukan oleh pelawan kepada ketua pengadilan negeri yang tersebut dalam pasal 195 (6) HIR , baik dengan lisan maupun dengan tertulis. Dalam hal dengan lisan maka ketua mencatat atau menyuruh mencatat hal itu.
Ayat 2 : Perkara itu akan diperiksa oleh pengadilan negeri dalam siding yang akan datang, dan diputus setelah mendengar kedua belah pihak, setidak tidaknya setelah mereka dipanggil dengan patut.
Ayat 3 : keberatan atau perlawanan ini, tidak menghentikan permulaan atau kelanjutan dari eksekusi , kecuali kalau ketua memerintahkan untuk menundanya dengan menunggu putusan
.

Pasal 208 HIR
Ayat 1 : peraturan dalam pasal 207 tersebut diatas, juga berlaku terhadap perlawanan dari pihak ketiga atas dasar hak milik terhadap eksekusi itu.
Ayat 2 : terhadap putusan putusan mengenai ayat tersebut diatas dan pasal 207, berlaku peraturan peraturan umum tentang banding.

Jadi jika dlihat menurut pasal 208(1) jo pasal 207(3) HIR maka warga selaku pihak ketiga bisa melawan eksekusi dan ketua PN Jakarta Barat dapat menangguhkan eksekusi tersebut sampai terbitnya putusan atas perlawanan ini.

Tetapi harus dicermati juga menurut pasal 208 (1) HIR maka yang berhak mengajukan perlawanan terhadap putusan tersebut hanya warga yang memiliki serifikat hak milik yang resmi. Jadi pememegang sertifikat hak guna usaha , sertifikat hak guna bangunan , penyewa atau hak hak atas tanah yang lain tidak bisa melakukan perlawanan terhadap putusan tersebut

Kesimpulan

1. Warga selaku pihak ketiga dalam perkara antara PT.Portanigra melawan Djuhri cs bisa melakukan upaya hukum untuk melawan putusan MA tersebut berdasar pasal 207 jo pasal 208 HIR.
2. Menurut ketentuan tersebut hanya warga yang memiliki sertifikat hak milik yang asli yang berhak mengajukan perlawanan atas putusan tersebut sedangkan pemilik hak atas tanah yang lain tidak berhak untuk mengajukan upaya perlawanan.

Prediksi hukum

PT.Portanigra hanya dapat mengeksekusi tanah yang bersertifikatkan sesudah tahun 2001 dan tanah yang tidak bersertifikat hak milik. Itupun jika dilaksanakan berdarkan normative aturan eksekusi dalam HIR , karena posisi masyarakat meruya sekarang didukung dengan kekuatan eksekutif ( Gubernur Sutiyoso ) dan kekuatan legislative ( DPR ) serta segala kepentingan politis yang ada dibelakangnya.

Seperti pada awal pendahuluan , bahwa carut marut hukum pertanahan kita sudah menjadi hal yang sangat lumrah dalam penyelenggaraan pertanahan . Instansi instansi yang terkait seharusnya juga bertanggung jawab atas kesemrawutan yang terjadi. Sudah saatnya peraturan perundangan yang mengatur tentang pertanahan sudah harus ditinjau ulang dan diperbaiki khususnya pada pejabat lapangan yang menangani langsung transaksi pertanahan karena pada tangan merekalah awal dari masalah ini terjadi.

About these ads

Aksi

Information

25 responses

28 05 2007
arul

yang patut dipersalahkan siapa neh???

28 05 2007
wisnuwardhana

sementara ini seh , aku menyalahkan mafia mafia pertanahan yg ada dan bercokol di BPN seluruh indonesia sampai sekarang

29 05 2007
traju

zzz…Maria Ozawa…..zzz…zzz….zzz….

30 05 2007
robert

iya tuch.. jadi blunder buat pemerintah jg tuch..
eniwe foto yang mbelakangi lensa itu bukan di meruya kan? :)
trus gmn dongs… kalo jadi hakim enaknya menangin siap?

30 05 2007
dhana

foto ntu? ya bukanlah , mana sempet kesana. cuman perumpamaan aja biar lebih hidup postingannya.
kalo jd hakim ya enaknya menangin yg bayarnya lebih gede …. hahahaa…
bcanda denk , ya itu tar tergantung pembutian di sidangnya , gak bisa diniai secara sepihak dari sini.

30 05 2007
Bachtzia

itu yang moto sapa mas…?
keren!!!!

background e…..

30 05 2007
wisnuwardhana

kakak ku. tu foto sebenerna lokasinya di taman sari jogja . dari atas benteng.

31 05 2007
Anang

sengketa tanah antara warga dngan anggota tni berujung rusuh.. empat orang tewas tertembak… sungguh mengenaskan!

31 05 2007
Anang

di pasuruan…

4 06 2007
dhana

dasar oknum TNI badjingan! beli peluru pake duit rakyat malah buat nembak rakyat!

4 06 2007
Bachtzia

mampir lagi

8 06 2007
escoret

wedew…ribetttt..!!!!
aplg liat pasal2..bikin ngantuukkz….

analisamu canggih juga..!!!!

11 06 2007
H4rs

waduh gak mudeng soal pasal2 :d

12 06 2007
indah

orang slawi ya, slawinya mana?

13 06 2007
Nayz

komplotane traju

9 08 2007
calupict

Kalau kata temen gw yang rumahya di Meruya Selatan, H. Juhri itu suka jual tanah yang sama ke banyak orang gitu. Jadinya disininya ribet masalahnya.

28 10 2007
eVi

postingannya saya copy yah….
buat nambahin laporan saya mengenai sengketa tanah meruya…(tugas kuliah kebetulan kelompok saya ngebahasnya dari sudut pandang hukum…
dah nyari di perpus,tapi sayangnya buku tentang hukumnya lagi kosong, hikz… T_T

sala kenal yah…..
Vielen dank….

13 11 2007
cietra

knapa harus begini indonesia?begitu kasihannya dikau…banyak masalah?nyantai aja

17 12 2008
riyani

klo kamu jadi hakim, putusan apa yang kmu ambil?

17 12 2008
wisnu wardhana

putusan tentang apa dulu neh ? soalnya ada 2 kasus , 1 adalah perkara pt portanigra vs Haji Djuhri bin Haji Geni, Yahya bin Haji Geni, dan Muhammad Yatim Tugono and 2 adalah perkara perlawanan pihak ke 3 yaitu warga meruya selatan terhadap perkara no 1 tersebut , nah putusan ya mana ne ? ( hehe kayak hakim aja gayanya )

9 03 2010
agam

postingannya saya ambil ya, bwat tugas kul.THx…

17 07 2010
ibu nina

halo,,boleh saya minta bantuan di mana saya bisa melaporkan masalah sengketa rumah ,saya membeli rumah di sentul,,dan saya percayakan atas nama kakak saya tapi sekarang kaka saya sendiri yg akan menjual rumah saya dengan harga yg sangat murah,saya hanya punya bukti transfer bank,kwitansi, dan notaris juga tau itu sebenarnya rumah saya,,mohon bantuan rekan2 silahkan email saya :mominana@gmail.com

22 12 2010
widhiarsana

terima kasih atas pencerahan artikelnya Mas

22 12 2010
wisnuwardhana

Ok sama sama :)
Cheers,

Yulistya Wisnu Wardhana

Sent from my BerryBerry®^^

9 02 2011
Riko Marendra

Ribet yah, gampangnya dilihat dari pembuatan sertifikat itu, dulu2an mana (Pasal 32 uu no 24/97), selama warga menempati / menguasai selama 20 tahun, maka warga lebih ber hak atas sertifikat tanah tersebut (Pasal 24, UU no 24 Thn 1997) , tapi juga perlu dilihat apakah warga menelantarkan tanahnya. Karena bisa aja berpindah haknya kalau warga menelantarkan tanahnya. (Pasal 27,34,40 UUPA)

Sertifikat HM memang alat bukti yg kuat, tapi bila bisa ditunjukan bukti yg lebih kuat , maka sertifikat HM pun ga ada artinya. Alih-alih BPN cm sekedar pencatat dan sistem hukum tanah kita yg masih stelsel negatif ditambah semua penguasaan tanah ada pada negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 904 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: